Kamis, 18 Februari 2010

9 Cara Membuat Otak Anda Berpikir Lebih Cepat !




Otak manusia pada dasarnya merupakan komputer biologis. Ia membutuhkan makanan, oksigen, dan ia juga butuh latihan. Anda dapat melakukan beberapa hal untuk meningkatkan kekuatan otak dengan melatihnya, memodifikasi, atau bahkan memanipulasinya. Anda mungkin tidak akan menjadi seperti Einstein, namun hal ini juga bukan alasan untuk tidak membuatnya menjadi lebih baik. Hal-hal di bawah ini akan membuat otak Anda bekerja lebih baik.

1. Ambillah dosis EPA secukupnya
EPA adalah bahan kimia dalam minyak ikan yang merupakan makanan bagi otak, setiap orang pasti sudah mengetahuinya, jadi mengapa tidak memberikannya kapsul minyak ikan setiap hari untuk meningkatkan kekuatannya. Riset menunjukan bahwa minyak ikan dapat memfasilitasi peningkatan aktivitas pada otak, memperlancar peredaran darah, meningkatkan memori dan konsentrasi.

2. Seks secara teratur
Berhubungan seks dapat melepaskan senyawa kimia yang dapat meningkatkan kekuatan otak, menurut buku terkini “Teach yourself. Training your brain” yang ditulis oleh pengajar senior dan seorang ahli biologi. Seks adalah bentuk sempurna dari latihan, yang juga meningkatkan peredaran darah ke otak. Ia dapat mengurangi stress dan ketegangan yang menurunkan efisiensi kinerja otak.

3. Kerjakan sebuah teka teki
Teka-teki silang, Sudoku atau yang lainnya dapat membuat otak Anda tetap pada kondisi terbaik. Sama seperti otot, jika Anda tidak berlatih secara reguler, ia akan kehilangan kemampuannya untuk bekerja secara maksimal.

4. Pergi berjalan kaki
Tidak ada yang dapat mengalahkan udara segar yang dapat menyegarkan pikiran yang dapat mengurangi percakapan mental yang mengganggu logika dan pikiran konstruktif. Sebuah perjalanan di pinggiran kota, dekat sungai atau sekedar di taman akan membantu Anda menyingkirkan awan kelabu dan membantu pikiran Anda tetap jernih.

5. Mempelajari bahasa baru
Mempelajari bahasa baru dapat sindrom dementia (kemunduran otak) sampai dengan empat tahun menurut artikel yang dimuat pada New Scientist. Alasan pasti untuk hal ini belum diketahui, namun dipercaya bahwa ia memiliki hubungan erat dengan peningkatan perdaran darah dan koneksi saraf yang baik.

6. Tertawa
Tawa bukan saja merupakan obat terbaik, ia juga dapat meningkatkan fungsi otak dan menstimulasi kedua sisi otak pada saat yang bersamaan. Pastikan Anda tertawa setiap harinya.

7. Menjadi kreatifif
Melukislah atau pelajari alat musik yang baru, bergabunglah dengan kelas kesenian walaupun Anda yakin Anda payah dalam hal tersebut. Menjadi kreatif memungkinkan Anda untuk menemukan solusi baru untuk permasalahan yang sudah lama dan meningkatkan kesadaran pada saat yang bersamaan.

8. Belajar melempar barang
Riset dari Universitas Regensburg di Jerman memindai otak dari seorang juggler (pemain sulap yang melemparkan barang) dan menemukan bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan struktur otak. Setelah berlatih selama tiga bulan, otak akan menunjukan peningkatan signifikan pada dua bagian, yaitu bagian mid-portal dan posterior intraprietal sulcus kiri.

9. Berhubungan dengan sifat keanak-anakan Anda
Einstein pernah berkata bahwa imajinasi lebih penting daripada pengetahuan dan ia menggunakannya pada beberapa eksperimen yang akhirnya membuatnya menemukan perhitungan paling terkenal sepanjang masa (E=MC2).

Cobalah lihat anak-anak, mereka penuh dengan imajinasi, dan mereka belajar lebih banyak pada tahun-tahun awal kehidupan mereka lebih daripada apa yang kita pelajari selama satu dekade. Bebaskan pikiran Anda dari penjara pikiran “seorang dewasa”, Anda akan menemukan cara berpikir yang belum pernah ada sebelumnya, Anda mungkin akan membuat penemuan besar yang berikutnya

Seks Massal di Jepang Demi Cetak Rekor Dunia !


Foto diatas bukan foto para wanita yang mau melakukan senam bersama, melainkan mereka sedang bersiap-siap untuk menantikan kedatangan pasangan pria untuk melakukan hubungan seks massal. 

Sungguh dunia ini benar-benar diambang akhir jaman, perilaku orang yangada sekarang semakin aneh dan tidak wajar. Walaupun peradaban manusia semakin canggih dengan temuan berbagai teknologi baru namun seringkali perilaku manusia saat ini kembali ke perilaku manusia jaman peradaban baru dimulai alias primitif.

Entah apa yang ada dibenak masing masing mereka, hingga mampu melakukan apa yang selayaknya dilakukan hanya oleh suami istri dan dilakukan secara pribadi bukan dilakukan secara masal terbuka di tempat umum. Hanya karena ingin memecahkan rekor dunia 250 pasangan (250 wanita dan 250 pria) melakukan seks massal di sebuah gudang di Jepang.

Kegiatan mereka ini direkam dengan teknologi kamera canggih dan diabadikan menjadi sebuah film porno yang dijual di pasaran juga. Kegiatanyang lebih dikenal dengan sebutan Orgy tersebut benar benar keterlaluan dalam sejarah peradaban manusia.

Sebagaimana dikutip ruanghati.com dari sebuah sumber media setempat menyebutkan hasil rekaman kegiatan tersebut yang di bundel dalam sebuah DVD dijual dipasaran dengan harga sekitar $40 atau Rp 380.000 an.

Melihat kenyataan akhir-akhir iniyang semakin memprihatinkan, bagi kitayang masih merasa beriman pada Tuhan, marilah kita lebih banyak mendekatkan diri dan meningkatkan rasa iman kita pada Tuhan Yang Maha Kuasa, agar kita beserta keluarga kita terhindar dari segala perbuatan keji dan mungkar serta senantiasa diberikan petunjuk untuk selalu berada di jalanyang benar jalan yang lurus, jalan yang diridhoi oleh Tuhan Semesta Alam.

Minggu, 14 Februari 2010

Keindahan dan Perlawanan

Oleh Seno Gumira Ajidarma
 
Kanon keindahan adalah mitos, yang dilahirkan oleh suatu konotasi ideologis, yang dari waktu ke waktu telah terus-menerus disempurnakan, sehingga menjadi tonggak dalam sejarah sastra yang tidak bisa dihapuskan lagi—dengan suatu dampak sosial, bahwa bentuknya kemudian menjadi standar keindahan. Bagi para penulis yang telanjur beriman kepada suatu keyakinan atas standar tertentu, di dalam standar itulah terdapat ”substansi” atawa ”esensi” sastra, yang secara metaforik sering disebut sebagai ”roh”.
Dampak sosial kepada para penulis ini kemudian berkonsekuensi dengan semakin canggih dan sempurnanya konstruksi estetik tertentu, yang sudah jelas mendapatkan kemuliaannya dalam kesepakatan sebagai apa yang disebut ”sastra”.
Sebagai ilustrasi perbincangan, izinkanlah saya mengambil contoh kasus pantun Melayu. Di Indonesia, cara menulis sajak yang bersanjak itu, yakni pola dua larik pertama sampiran, dua larik kedua ”isi”, dengan akhiran bunyi tiap larik yang ”harmonis” dalam berbagai variasinya (a-b-a-b, a-a-b-b, a-b-b-a) telah mengalami puncak kecanggihannya pula dalam sastra modern, seperti ditunjukkan oleh karya-karya Roestam Effendi dan kemudian Amir Hamzah. Bahwa pantun Melayu tradisional ini saya sebut modern dalam kasus Indonesia karena format sajak yang bersanjak, yakni yang bunyi dan iramanya ”sesuai aturan”, yang biasanya mengelus-elus sistem nilai komunal yang penuh ketundukan kepada ”peraturan” pula, mendadak jadi ungkapan protes sosial dari ”jiwa yang bebas”.
Dalam hal ”ilmu a-b-a-b” ini, meskipun Chairil Anwar yang (pernah) mengabaikan bentuknya, Sutardji Calzoum Bachri yang juga (pernah) bahkan melepaskan kata dari makna, dan Afrizal Malna yang ”memprosakan” bahkan ”me-nonfiksi-kan” puisi, boleh dibilang mengobrak-abrik dan menghancurkan pantun Melayu; tetap saja para penyair yang mengimaninya berhasil menjaga dan menyempurnakan ”pedoman” a-b-a-b ini, meski sudah tidak setia pada ”rumus” sampiran dan isi lagi.
Sajak-sajak yang ditulis Sitor Situmorang, Sapardi Djoko Damono, sampai Nirwan Dewanto, meski tidak dalam keseluruhan karyanya, pada dasarnya (masih) mengukuhkan standar estetik pantun Melayu yang mengutamakan tertib bentuk maupun bunyi itu.
Musikalitas
Pada akhirnya sastra adalah (tetap) masalah permainan atas musikalitasnya (baca: struktur dan bunyi) juga; karena jika tidak, mengapa sastra harus bisa disebut sastra, dan bukannya pengumuman atau berita? Namun selama ini hanyalah konstruksi para tukang kibul, dan bukan firman Tuhan, segenap standar estetik tidaklah akan pernah menjurus kepada suatu substansi maupun esensi.
Persoalannya, meskipun memang benar ”roh” dalam sastra dan seni apa pun hanyalah takhayul; tetapi adalah benar pula bahwa kecanggihan dan kesempurnaan pada presentasi dalam standar estetik tertentu, bagi siapa pun yang (terlalu) mengenal wacananya, akan terlihat seolah-olah sebagai pencapaian ”telah menangkap roh” Dewa Keindahan yang dipujanya itu.
Jadi memang tiada makna yang akan selalu berlaku tetap, universal dan abadi; yang ada hanyalah konstruksi standar estetik dalam konsensus sosial yang pada dasarnya akan terus-menerus selalu berubah. Bahkan makna adalah medan perjuangan berbagai konotasi ideologis, baik dalam penulisan maupun pembacaan atas tulisan tersebut. Bukankah kata yang sama akan mendapat makna berbeda dalam artikulasi wacana, konteks sosial historis, dan kepentingan politik kelompok yang berbeda pula? Jika artikulasi kata yang sama pun membuat makna bukan hanya berbeda, melainkan dimungkinkan bertentangan, maka apatah lagi jika seluruh gaya dan konstruksinya kemudian saling menjungkirbalikkan pula.
Bukan standar estetik, melainkan penafsiran atas makna yang membuat salah satu baris puisi Rendra dalam ”Sajak SLA” ini (masih) diterima sebagai ”sastra”.
Mengikuti peta bumi bahasa ”resmi”, baris seperti ini tempatnya adalah buku porno stensilan, yang bersama kata-kata seperti berak dan mengangkang, oleh pengamat sastra Indonesia, A Teeuw, disebut sebagai antipuisi; tetapi adalah konteks sosial historis, wacana, dan kepentingan politik berbeda yang justru menempatkan kalimat itu sahih sebagai bagian dari buku Potret Pembangunan dalam Puisi, yang merupakan ujung tombak ”sastra perlawanan”.
Sejak tahun 1978, sampai dua puluh tahun kemudian, ketika Wiji Thukul yang masih hilang sampai sekarang, ikut menyumbang dalam pergerakan reformasi dengan satu baris bertuah: hanya ada satu kata: lawan!, sebenarnyalah estetika atawa filsafat keindahan yang mendasari sajak-sajak Rendra maupun Wiji Thukul itu masih selalu dipertanyakan. Orang mempertanyakan bukan karena tidak mengerti, melainkan tidak sepakat, bahwa sastra ternyata juga bisa dan perlu melayani kebutuhan praktis, seperti pengumuman dan berita, sehingga tidak menjadi sastra yang ”murni” lagi.
Masalahnya, hari gini, siapa itu yang belum melihat terangnya matahari, masih bicara tentang murni dan asli, substansi dan esensi?
Seno Gumira Ajidarma Wartawan
www.kompas.com

Sentuhan, Awali Ikatan Kasih Sayang Ibu Anak


E-mail Print PDF
Kasih Sayang Ibu AnakJAKARTA-- Ikatan kasih sayang (bonding) antara bayi dengan orangtua terutama ibu dapat berkembang melalui hal-hal sederhana. Bahkan seketika setelah ibu melihat dan menggendong buah hatinya tersebut.
Istilah bonding bisa diartikan sebagai sebuah formasi kedekatan emosi dan psikologis dari orangtua dan bayi yang biasanya terjadi dalam hitungan menit, jam atau hari setelah bayi lahir.

Menurut Michael Mendizza, rekan-penulis buku Magical Parent-Magical Child, the Optimum Learning Relationship, pendiri sekaligus direktur pelaksana Touch the Future, organisasi nirlaba bidang anak dan pengembangan manusia, bonding  ialah hubungan yang tercermin-timbal balik.

Dia menuturkan, selama kehamilan, kelahiran dan sesudahnya, jika tidak terganggu oleh sesuatu, alam mempertautkan bioritmik, frekuensi jantung, keseimbangan hormon, pola tidur dan ribuan sistem dari kehidupan ibu dan bayinya ke dalam pola-pola yang terikat timbal balik.
"Bayi memberi rangsangan yang akurat bagi ibu untuk membuka dan mengembangkan kapasitas-kapasitas baru, dan ibu pun melakukan hal yang sama untuk bayi. Bahasa mereka adalah non-verbal, sensasi dan perasaan,” ujar Mendizza menggambarkan bonding yang dilansir dalam situs touchthefuture.org.

Ikatan tersebut memungkinkan terjadinya pertukaran pengalaman pancaindera, pertukaran zat-zat gizi dan pertukaran informasi yang diperlukan untuk perkembangan otak secara sehat dan normal.

Alam berharap bonding akan berkembang. Untuk alasan inilah, menurut Mendizza, alam “menempatkan” bayi di dekat tubuh dan payudara ibunya. Perhatikanlah betapa sederhananya prinsip alam dalam mengembangkan bonding yaitu dekatkan bayi ke tubuh dan payudara ibunya.

James W. Prescott, Ph.D, psikolog syaraf perkembangan dan psikolog lintas-budaya dari Insititute of Humanistic Science, Amerika Serikat, menyusun makalah bertajuk Ten Principles of Mother-Infant Bonding for Health, Happiness and Harmony.
Penelitian Dr. Prescott dan rekan-rekan, sejak 1960-1980 menemukan, kurangnya atau tak adanya kontak intim penuh kasih sayang antara para ibu dan bayinya selama periode paling peka dalam perkembangan otak dapat menyebabkan ketidaknormalan otak permanen yang terkait dengan pola-pola depresi, kekerasan, gangguan makan, agresi dan kekerasan pada anak dan orang dewasa.

Penelitian lainnya dilakukan oleh John Kennell and Marshall Klaus, dua orang dokter anak asal Amerika Serikat itu itu dilakukan mengenai bonding antara orangtua dan anak pada tahun 1970-an. Kennel dan Klaus meneliti para bayi yang berada di ruang intensif.
Keduanya menemukan, para bayi yang segera diambil dari ibunya setelah lahir karena kepentingan prosedur medis, maka bayi tersebut akan harus berada di ruang perawatan selama bebera minggu sebelum diperbolehkan pulang.

“Meskipun para bayi ini dapat berkembang dengan baik di rumah sakit, namun persentasi bayi yang bermasalah di rumah kemudian hari lebih tinggi. Bahkan, anak-anak ini cenderung menjadi korban dari pertengkaran atau kekerasan pada anak,” ujar Kennel dan Klaus.
Dari hasil penelitian tersebut, mereka juga menemukan, para ibu dari bayi-bayi tersebut seringkali tidak merasa nyaman dengan bayinya. Bahkan, ibu yang telah mengurus anak sebelumnya, memiliki kesulitan merawat bayi yang sebelumnya ditempatnya di ruang intensif.  Hal itu menandakan bahwa pemisahan ketika bayi lahir telah mengganggu hubungan dasar antara ibu dan bayi.

“Dengan eksperimen memberikan ekstra kontak antara ibu dan bayi prematur ataupun bayi yang lahir normal segera setelah lahir, membuktikan bahwa para ibu akan memiliki hubungan yang lebih dekat, menggendong bayi dengan nyaman, tersenyum dan berbicara lebih sering,” jelas Kennel.
Begitu lahir, si kecil sudah sangat peka dan sadar terhadap lingkungan. Ia siap belajar segala hal. Langkah pertama yang harus dilakukan bayi baru lahir adalah ikatan lahir batin dengan orang-orang yang paling dekat dengannya, yakni orangtuanya.
Orangtua dapat memanfaatkan semua indera, termasuk intuisi, untuk membaca isyarat-isyarat dari si kecil, sebagai bahasa universal untuk berkomunikasi dan menjalin ikatan batin dengannya.

Terjalinnya ikatan batin itu diawali lewat sentuhan dan tatapan mata. Kemampuan penglihatan bayi masih yang sangat terbatas. Jarak pandang terjauhnya tidak lebih dari 25 cm. Maklumlah dunianya masih sebatas payudara ibu saat ia disusui.

Ikatan batin antara Ibu dan si kecil melalui indera penglihatan terbentuk melalui tatapan mata. Tataplah mata si kecil sesering mungkin, terutama pada saat menyusuinya. Biarkan jari-jari mungil tangannya meraih serta menyentuh wajah sebagai upaya untuk lebih mengenal orangtua, sebagai orang yang paling dekat dengan dirinya.
Menurut Psikolog anak di Consumnes River College, California, Amerika Serikat, A. Christine Harris, PhD sentuhan sangat besar maknanya bagi bayi. Sentuhan berperan sebagai pelengkap ‘pelajaran pertama’ mengenal dunia barunya, yang dilakukan bayi pada hari-hari pertamanya.     

Untuk membantu fungsi indera si kecil, sentuhlah kulitnya yang halus dan lembut sesering mungkin. Sensasi pada ujung-ujung saraf peraba Anda pada kulit si kecil memungkinkan orangtua untuk saling mengenal lebih dalam satu sama lain, sebagai proses terciptanya ikatan batin yang kuat.

Kemudian, melalui indera pendengaran yaitu telinga sebagai pintu informasi atau data ke dalam otak si kecil. Suara dan kata-kata lembut bernada positif, akan menjadi sebuah masukan data yang baik dalam benak si kecil.

Semakin banyak data baik yang masuk ke dalam otak si kecil lewat pendengarannya, akan semakin kaya pula perbendaharaan si kecil tentang kebaikan. Ucapkanlah kata-kata positif dengan nada lembut di telinganya, baik dengan menyebut namanya, maupun doa serta harapan terhadap si kecil.

Melalui indera penciuman, bayi mengenali kedua orang tuanya, terutama dengan ibunya melalui kegiatan menyusui. Christine Harris menyatakan, sudah terbukti ibu dan bayinya dapat saling mengenali melalui bau tubuh masing-masing. Bau yang dikenali oleh bayi, akan membuatnya tenang dan tidak rewel, serta merangsang bayi untuk minum air susu ibu (ASI) dengan lancar.
from www.lensajakarta.com

Kamis, 28 Januari 2010

mylitledaughter (fazya)


 Maysura Fazya El Tsaniya.. lahir 05 Januari 2010, Malang.. 
                             cewek...cantik...lucu...alhamdulillah.....

Menghilangkan Kebiasaan Buruk


Manusia adalah makhluk yang memiliki kebiasaan. Kita terbiasa dengan rutinitas yang membuat kita nyaman dan terpaku dengan kebiasaan tersebut, sampai suatu ketika ada kejadian besar yang mengejutkan kita. Kebiasaan sehari-hari sering mendorong kita melakukan hal-hal yang destruktif, dengan alasan membuat agar tetap nyaman dan familiar. Kita lebih memilih melakukan kebiasaan yang telah kita kenal, daripada menciptakan kebiasaan baru yang tidak pernah kita ketahui sebelumnya.
Berbagai alasan kenapa kita masih terpaku pada kebiasaan lama, biasanya mulai dari hal yang dapat diterima sampai yang tidak masuk akal. Misalnya, tetap bekerja di tempat yang tidak anda sukai sehingga anda tetap dapat menafkahi keluarga adalah alasan yang dapat diterima. Namun, jika mendadak berhenti bekerja dan mulai memikirkan bagaimana membayar tagihan anda, maka ini adalah hal yang tidak masuk akal.

Namun, juga salah jika menganggap bahwa anda harus bekerja ditempat yang tidak anda sukai sepanjang hidup. Anda tahu dapat melakukannya, tapi bukankah anda berhutang pada diri anda, keluarga, untuk keluar dan melakukan pekerjaan yang tepat untuk anda?
Tidak satupun yang berubah jika anda tidak melakukan perubahan. Langkah pertama adalah menyadari bahwa perubahan itu perlu. Yang kedua, anda harus mendapat gambaran dimana anda akan mendedikasikan karir anda. Mungkin anda harus melakukan sesuatu yang lebih kreatif, bekerja di luar ruangan, kegiatan yang membuat anda di tempat yang berbeda, atau mungkin sebagai pembuat keputusan dalam bisnis anda. Jika anda mendapatkan gambaran yang jelas akan apa yang anda inginkan dalam karir, anda harus mulai mengambil langkah ke arah tersebut.
Pekerjaan baru tidak akan menghampiri anda hanya karena anda tidak bahagia dengan pekerjaan lama. Jika ini adalah industri baru, banyak hal yang dapat dipelajari sebelum memikirkan melamar posisi baru
Jika ini adalah bisnis yang anda impikan, anda dapat memulai dari rumah . Bekerja di malam hari atau akhir pekan untuk mempersiapkan menjadi fulltime dan meninggalkan pekerjaan lama anda.
Hanya karena kita familiar dengan sesuatu, bukanlah alasan untuk terus melakukannya. Memang mudah untuk terjebak dalam kehidupan keseharian- terlebih jika anda harus menghidupi keluarga - dan menunda melakukan perubahan yang dapat meningkatkan kehidupan anda. Perubahan dapat menimbulkan perasaan takut, ketidakamanan, dan perasaan kehilangan.
Hidup tidak bukanlah jeda ketika anda merasa lelah dengan hal yang tidak anda sukai. Kehidupan melewati anda ketika anda menyia-nyiakannya dengan melakukan hal yang salah. Tidak ada tombol rewind, hanya ada sekarang, dan jika anda tidak bahagia dengan anda yang sekarang, Berubahlah!
Oleh: Michael Dylan
Diterjemahkan oleh: Iin untuk pengusahamuslim.com (c) Hak Cipta PengusahaMuslim.com, dilarang mengcopy, memperbanyak dan menyalin tanpa menyebutkan pengusahamuslim.com sebagai sumbernya serta dilarang keras mengedit artikel tanpa izin tertulis dari kami.

Selasa, 26 Januari 2010

mybrightboy (fazel)

Mohammad Imaddin Fazel Syabanie (fazel), Lahir di Malang, tanggal 14 September 2006, laki-laki.Umur Fazel saat ini belum genap 4 tahun, jadi belum sekolah, rencananya tahun ini mau daftar sekolah.Fazel berambut agak coklat, ikal yang bagian bawah, ga terlalu gemuk juga ga terlalu kurus, sedang-sedang aja, matanya bulat, kulitnya putih. Fazel anak yang ga bisa diem, sukanya lari-lari, lompat-lompat, sangat aktif. Hobby Fazel bermain, terutama main seputar mobil, main game di komputer GTA (Fazel punya sebutan sendiri 'obing acep'), nonton film Fast Furious (Sebutan Fazel untuk film ini 'balapan'), punya VCDnya 4 seri. Kadang juga suka main bola & sepeda.Kegiatan sehari-hari Fazel pagi bangun tidur langsung minum susu (masih minum pakai botol), main sebentar, mandi, sarapan sambil main, main, main terus, sela-selanya minum susu+ngemil. Siang makan siang, bobo, pengantarnya minum susu sambil nonton VCD/TV, bobonya kurang lebih 2 jam, bangun tidur mandi, main...Sore makan, main & main lagi, bobo malam sekitar jam 10.